web stats
 photo OFFICIALHMJMANAJEMENUINMALIKI_zps022a1aa5.jpg

LOGO HMJ MANAJEMEN 2013/2014

BETTER IN EVERY WAY.

 photo pengurushmjm2013_zps1eaf138b.jpg

PENGURUS HMJ MANAJEMEN 2013/2014

BETTER IN EVERY WAY.

 photo HMJMANAJEMEN2013_zpsbd6cd1a7.jpg

NARSIS DENGAN JERSEY BARU

BETTER IN EVERY WAY.

 photo OSJURMANAJEMEN_zps6153bf32.jpg

OSJUR 2013 DI COBAN RAIS

BETTER IN EVERY WAY.

 photo osjurmanajemenuinmaliki2013_zpsfa9d26f2.jpg

PANITIA OSJUR MANAJEMEN 2013

BETTER IN EVERY WAY.

Thursday, 7 June 2012

BELAJAR KEPEMIMPINAN ALA DAHLAN ISKAN


Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan membagi kisah suksesnya sebagai pemimpin. Ya, kisah sukses karena pria penggemar sepatu kets itu memang sukses, tetangga semasa di Tengilis Mejoyo Selatan, yang sejak dulu dari orang biasa, menjadi Penguasa media di Jawa Pos Group yang punya JPNN itu,  pernah menjadi CEO PLN, Rendah Hati dan Tidak "Sok Penting". Sejak dulu hingga sekarang tidak berubah (kata ibu mertua saya) dan hal ini terlihat saat ada acara di sebuah hall besar dalam satu tayangan program Metro TV yang dipandu Sandrina Malakiano. Mereka sedang membahas tentang kepemimpinan, mengambil sari penting dari praktek kepemimpinan Nabi Muhamad SAW. Ada nara sumber lain tetapi fokus perhatian saya (juga mungkin ratusan orang yang hadir di ruangan itu dan jutaan pemirsa di rumah) adalah Dahlan Iskan.
 Tampil dengan baju kemeja putih, celana dari bahan katun dan sepatu kets, Dahlan dengan santai dan santun bertutur tentang apa yang dia buat ketika menjadi pemimpin. “Selama menjadi menteri, saya belum pernah memanggil deputi saya ke ruang kerja saya. Kalau saya butuh, saya akan ke ruangan mereka. O iya, saya juga belum pernah memencet bel di meja saya untuk memanggil bawahan. Kalau berkasnya sudah saya tandatangani, ya saya antar. Hitung-hitung sekalian olahraga,” katanya yang disambut dengan pandangan tidak percaya dari Sandrina Malakiano di sampingnya dan saya yang terperangah terpesona di depan layar televisi.
 Dahlan Iskan sepertinya membuat semua orang terpana bahkan terkagum-kagum dengan menjungkirbalikkan ‘aturan dasar’ dan "fakta" menjadi pemimpin di negeri ini bahkan saya tiba-tiba ingat sebagian besar pemimpin yang pernah saya temui. Bos harus duduk diam dan jika membutuhkan sesuatu tinggal pencet bel, suruh sana-suruh sini sesuka hati, dan bahkan memarahi juga menjelek"kan sang anak buah. 
 Menurut Kang Dahlan, Budaya yang di dalamnya termasuk etos kerja-seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW adalah sesuatu yang harus ditulari dengan syarat yang seorang siap menularkan dan yang lain membuka diri untuk ditulari. Dalam kondisi pemimpin ingin menularkan konsep kerja yang dia inginkan kepada bawahannya, maka harus terjalin interaksi yang baik bukan dalam situasi atasan bawahan seperti yang kita jumpai selama ini, tetapi sebagai dua pihak yang saling membutuhkan. Budaya itu bisa ditulari kalau kita -sumber dan penerima- berada pada level yang sama tanpa sekat jabatan.
 Bahkan ketika menjabat sebagai menteri BUMN, Dahlan Iskan naik kereta api ekonomi tanpa pengawalan, bahkan beliau pun berkeinginan untuk naik ke atas kereta semata-mata untuk merasakan apa yang dirasakan masyarakat yang setiap hari harus berdesakan dan berhimpitan di dalam moda angkutan massal ini.
 Dalam berinteraksi pun, Dahlan Iskan tidak canggung, baik di masyarakat, maupun di kantor.Dia tidak menganggap efektif kampanye lewat poster etos kerja di dinding. Baginya, dia harus mampu menjadi tauladan tidak dalam kotbah atau ceramah tetapi dalam sikap dan perbuatan. Apakah itu efektif? 



by : Oleh Eko Suprayitno pada 6 Februari 2012 pukul 9:27 •

Monday, 4 June 2012

BELAJAR DARI ALAM

Di dalam kehidupan ini, manusia selalu berusaha untuk mencapai kebahagiaan. Kebahagiaan itu dapat diperoleh dari AMAL yaitu Allah, Manusia dan Alam. Kita di haruskan untuk memperoleh kebahagiaan itu, sesuai dengan firman ALLAH dalam Al-Qur’an surat Al-Qashash sebagai berikut :






qul ara-aytum in ja'ala allaahu 'alaykumu allayla sarmadan ilaa yawmi alqiyaamati man ilaahun ghayru allaahi ya/tiikum bidhiyaa-in afalaa tasma'uuna

77. Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.
Banyak cara untuk memperoleh kebahagiaan itu, salah satu caranya mendapatkan kebahagiaan yang bersumber dari Alam.
Bumi tempat tinggal penuh dengan beraneka ragam makhluk,dari apa saja yang kita lihat sampai apa-apa yang tidak bisa kita lihat. Allah menciptakan makhluk-makhluk-Nya dengan segala macam kelebihan, sekecil apapun makhluk ALLAH pasti mempunyai faedah.
Apabila kita belajar apa yang tersirat pada alam semesta ini, kita akan temukan berbagai macam hal yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pohon, binatang, air, benda langit dan sebagainya. Apabila kita perhatikan baik-baik tingkah laku dan gerak-gerik mereka maka kita akan takjub, betapa kuasanya ALLAH. Begitu pula hal yang dapat dipelajari.
Semakin kita meresapi alam semesta ini, akan kita dapatkan bahwa manusia sangat kecil dan tidak berarti sedikitpun disbanding Sang Pencipta kita, ALLAH SWT. Dengan mempelajari alam kita akan lihat tanda-tanda kebesaran ALLAH dan manusia tidak pantas sedikitpun untuk menyombongkan diri.
 Angin
Pasti anda pernah mendengar kalimat “kabar angin?” yang berarti suatu kebohongan. Kita fikir sebenarnya siapa yang berbohong? Angin? Atau orang yang bicara itu?. Sesungguhnya kebohongan itu berasal dari manusia bukannya angin. Angin itu jujur, kemanapun angin bertiup ia akan mengatakan apa saja yang terjadi. Apabila angin itu berhembus dan melewati tumpukan sampah yang sudah tahu bagaimana bau nya itu, ia akan membawa bau itu kepada siapa saja yang ia temui.
Begitu pula dengan harum, apabila ia melewati sekuntum bunga yang tengah mekar, ia pasti mengabarkan pada semua orang tentang keharuman bunga tersebut. Tidak ada yang ditutup I, kenyataan harus dikatakan walau itu menyakitkan. Sebagaimana dengan kita, kaum manusia, seharusnya kita malu. Kalau angin saja bisa jujur, mengapa kita tidak?
 Bebek
Semua pasti sudah kenal dengan hewan mungil ini, yang biasa di jual di warung-warung, ada bebek goring dan sebagainya jenis makanan dari bebek. Apakah kita pernah berfikir sejenak dengan kehidupan bebek. Seekor bebek yang sedang asyik berenang di sebuah danau yang sejuk. Ia menyelam dan timbul lagi. Meskipun berkali-kali ia seperti itu, menyelam dan timbul lagi bulu-bulunya tidak akan pernah basah, ia tetap kering.
Apabila kita hubungkan dengan kehidupan kita, air danau diibaratkan sebagai lingkungan dan bebek adalah manusia. Walaupun kita berada di lingkungan yang rusak sekalipun, bila kita tetap berpegang teguh pada kebenaran, maka tidak sedikitpun lingkungan yang rusak dan kotor itu dapat mempengaruhi kita. Maka, jadilah seperti bebek yang teguh, walaupun segarnya air danau menariknya untuk berenang, namun ia tetap kering dan tidak basah sedikitpun.
 Bintang
Langit malam tidak akan menjadi indah tanpa ada bintang yan bertaburan di langit. Dari kejauhan kita dapat melihat ia kelap-kelipkan cahanya, sungguh indahnya malam itu.
Bintang film, bintang kelas atau bintang lapangan, apa maksudnya? Itu merupakan julukan yang diberikan untuk orang-orang yang hebat dan besar, serta lebih dari yang lainnya. Lain halnya dengan bintang yang ada di langit, meskipun ia besar, lebih besar dari bumi, bahkan lebih besar dengan matahari, namun ia tidak menampakkan dirinya. Ia cukup memberikan cahayanya.
Ia hanya menjadi orang di belakang panggung, biarlah manusia yang menikmati cahayanya. Ia tidak mau menjadi sombong karena telah membuat malam hari menjadi indah. Lain halnya dengan manusia, manusia itu kecil namun ia ingin menjadi besar (besar kepala mungkin), yang cenderung sombong, ingin di sanjung, di puji, ataupun ingin dikenal oran lain. Bahkan sampai disiarkan di media massa. Masya ALLAH…
Janganlah menuruti ego berlebihan, yang tidak akan pernah puas akan apa yang ada pada dirinya, yang menjerumuskan kepada sifat ~s o m b o n g~ dan jadilah seperti bintang yang rendah hati, karena didalam kerendahan itu terdapat sanjungan, pujian dan keterkenalan yang sebenarnya.
 Air
Merupakan suatu zat cair yang mempunyai sifat selalu mengalir ketempat yang lebih rendah. Apakah pernah anda melihat air mengalir ke tempat yang lebih tinggi? Tentu saga tidak, hanya orang-orang tertentu yang bilang air mengalir ke tempat yang lebih tinggi (orang tiiit). Di manapun letaknya air selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah.
Begitu juga dengan manusia, apabila ia selalu melihat pada orang yang lebih beruntung, maka hidupnya tidak tenang. Melihat tetanggnya punya sepeda motor baru, ia tidak bisa tidur. Ia selalu berfikir bagaimana ia juga bisa punya sepeda motor baru yang lebih canggih dari tetanbganya tersebut.
Namun ada juga manusia yang bersifat seperti air, ia selalu melihat ke bawah di mana masih banyak orang yang susah dari dirinya. Manusia yang bersifat air ini, hidupnya akan tenang karena ia selalu mensyukuri apa yang ALLAH berikan padanya.
Manusia yang selalu melihat ke bawah tidak akan merasa sedih bila ada tetangganya yang beli sepeda motor baru. Karena dalam pikirannya, ia merasa masih beruntung bisa beli sepeda sedangkan masih banyak orang yang berjalan kaki ke mana saja. Berlakulah seperti air , mensyukuri nikmat yang telah ALLAH berikan kepada kita, maka kelak ALLAH akan menambahnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus.
 Pohon
ALLAH menciptakan manusia berbeda-beda, bahkan kembar identikpun pasti memiliki perbedaan. Perbedaan itu membuat hidup menjadi lebih seragam dan berwarna. Apa jadinya bila semua manusia di dunia sama? Tentu hidup akan terasa monoton dan hambar.
tapi ingat !!! berbeda boleh saja asal perbedaan itu tidak menjadi boomerang bagi persatuan. Banyak sudah contohnya, penjarahan yang diakibatkan perbedaan status sosial, pertempuran antar warga akibat perbedaan suku. Bahkan perbedaan tata cara beribadah dalam suatu agama sering menimbulkan perpecahan.
Dalam menanggapi sebuah perbedaan, kita harus selalu melihat kebelakang. Seperti sebuah pohon, dari satu batang akan tumbuh beberapa cabang, dari cabang-cabang akan tumbuh beberapa ranting. Semakin banyak cabangnya, semakin indah dan banyak pula buah yang dihasilkan.
Batang pohon itu tidak pernah melarang cabang-cabang dan ranting-ranting itu bergerak. Mereka pergi kemana mereka suka. Tapi satu hal yang harus diingat, untuk dapat etap hidup dan menhasilkan buah, cabang-cabang dan ranting itu membutuhkan zat makanan yang diperoleh dari akar dan dialirkan melalui batang. Jadi, walaupun berbeda bentuk dan fungsinya, mereka menyadari bahwa perbedaan bentuk dan fungsi itu dapat digunakan untuk memperoleh tujuan dan kebahagiaan bersama, bukan tujuan batang, atau ranting saja. Mereka saling bekerja sama untuk memperoleh tujuan dan kebahagiaan.
Begitu juga manusia, perbedaan yang dimiliki harus membuat kita sadar bahwa tidak ada manusia yang sempurna, kita semua saling membutuhkan dan saling dibutuhkan. Tidak ada manusia yang mampu melakukan segalanya sendiri. Setiap manusia mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Seperti halnya sebuah pohon, kita dapat saling melengkapi dan dalam mencapai tujuan hidup. Jadilah seperti pohon yan menjadikan perbedaan itu sebuah kelebihan dan menyadari bahwa kita saling membutuhkan, tidak ada petani maka tidak ada nasi.
 Gelas
Apa yang kita ketahui tentang gelas? Ia merupakan wadah untuk kita minum. Mungkin tanpa kita tersadar bahwasanya gelas itu mengajarkan kita untuk tidak serakah. Memang sudah menjadi sifat manusia yang tidak pernah merasa puas dengan apa yang ada pada dirinya. Sudah punya satu, ingin dua, dan ingin tiga dan seterusnya. Kita harus menyadari, manusia itu tidak akan pernah puas. Yang menghipnotis kita untuk mencari kepuasan itu, yang tanpa tersadar kita bahwasanya dunia ini tidaklah abadi, kita hidup hanya sementara dan sangatlah singkat.
Apapun bentuknya, kelebihan itu tidak akan membawa kebaikan. Terlalu banyak makan akan membuat perut kita sakit, terlalu banyak harta akan membuat hidup kita tidak tenang, kita selalu kepikiran harta itu, bagaimana menyimpannya agar tidak berkurang >> itulah yang diajarkan Qorun.
Seperti sebuah gelas kosong yang dituangkan air, mula-mula terisi seperempat, setengah, lalu sepertiga dan akhirnya penuh. Bagaimana apabila kita terus menuangkan air ke dalam gelas? Jelas akan tumpah. Gelas tidak akan sanggup untuk memuatnya.
Seharusnya kita meniru apa yang terjadi pada gelas itu. Kita harus bersyukur dengan apa yang telah ALLAH berikan kepada kita di dunia ini. Gelas itu tidak serakah, ia tidak memaksakan apa-apa yang ia tidak bisa melakukan. Tidak berlebihan, tidak merasa ia paling.
Alangkah indahnya apabila kita tidak serakah. Selalu mencari sesuatu yang ia perlukan saja dan kelebihannya ia berikan kepada orang lain. Seperti halnya dengan gelas yang tidak serakah.
 Karet
Seorang anak kecil sedang memainkan karet, ia menariknya kesana-kemari dengan senangnya. Ditarik lagi karet itu dengan sekuat tenaga dan akhirnya putus. Anak itu terkejut karena melukai tangannya.
Dari ilustrasi tersebut apabila dihubungkan dengan kehidupan manusia akan tergambarkan manusia yang tidak mempunyai pendirian, yang diibaratkan seperti karet tadi. Diajak kemanapun mau. Ida tidak mempunyai keyakinan dalam dirinya, yang membuat mudah dipengaruhi oleh
lingkungan sekitarnya. Seperti karet yang ditarik, lama kelamaan akan putus. Begitu pula dengan manusia yang tidak punya pendirian, suatu saat ia akan terluka.
Itulah kebesaran ALLAH yang patut kita percayai, semoga apa yang telah terpaparkan di atas dapat mempertebal iman kita.



By Fatkhannass

BEASISWA KORPRI UNTUK PUTERA-PUTERI PNS GOLONGAN I DAN II


Ada kabar gembira untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan I dan II. Untuk meringankan beban biaya pendidikan putera dan puterinya, Korpri memberikan beasiswa SMA. Beasiswa ini diperuntukkan bagi putera-puteri PNS golongan I dan II yang duduk di bangku SMA dan perguruan tinggi. Hal ini disampaikan oleh ketua Korpri Gresik, Arsadi melalui kabag Humas Pemkab Gresik, M. Hari Syawaluddin, Senin (18/5).

Menurut Arsadi Pemberian beasiswa ini atas kerjasama Dewan Pengurus Nasional Korpri dan PT Askes (Persero) dalam program Korpri Peduli Pendidikan yang telah diluncurkan di Jakarta saat Hari Pendidikan pekan lalu. Dalam keterangannya Arsadi menjelaskan, Surat dari Dewan pengurus Korpri Jawa Timur bernomer : 076/DPPK/JT-IV/2009 tertanggal 17 April 2009 tentang : Beasiswa bagi putra/putri Anggota Korpri/PNS Gol I & II. Surat ini baru kami terima beberapa saat lalu.

Adapun syarat penerima beasiswa tersebut adalah, putera-puteri anggota Korpri yang duduk dibangku SMA dan mahasiswa dan berprestasi. Untuk pelajar SMA, beasiswa diberikan kepada mereka yang menduduki peringkat 5 besar dikelasnya dengan menunjukkan surat keterangan dari kepala sekolah. Sedangkan begi mahasiswa, dengan menunjukkan bukti IPK minimal 2,75.

Ketua Korpri Gresik yang juga Menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gresik menambahkan, menurut Surat dari Dewan Pengurus Nasional Korpri dan Dewan Pengurus Propinsi Jawa Timur, Beasiswa hanya diperuntukkan bagi Mahasiswa dan Pelajar SMA, karena untuk tingkat SD maupun SMP sudah dicukupi oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Jadi bantuan beasiswa Korpri ini untuk meringankan beban PNS gol I dan II untuk pendidikan anak-anaknya yang duduk dibangku SMA dan Mahasiswa. Mengingat mereka denganb golongan tersebut menerima gaji rendah, maka biaya pendidikan pada tingkat tersebut sangat memberatkan bagi mereka Dengan program Korpri Peduli Pendidikan, jangan sampai puteri dan puteri berprestasi dari pegawai bergolongan I dan II, putus sekolah. (sdm, Humas Pemkab Gresik)

10 Miliuner Muda Terkaya Dunia



1. Mark Zuckerberg
Terlahir 26 tahun yang lalu, Zuckerberg yang mengaku sebagai seorang atheis kini menggenggam kekayaan sebesar 24% saham dari Facebook. Majalah Vanity Fair menobatkannya sebagai orang pertama dalam daftar orang paling berpengaruh dalam Era Informasi tahun 2010. Zuckerberg juga dinyatakan menduduki peringkat ke 23 didaftar 100 Vanity Fair tahun 2009. Zuckerberg juga menjadi figur yang paling mengagumkan karena mendapatkan kekayaannya ini tanpa mewarisinya dari orang tua. Kekayaan Zuckerberg dikabarkan sebesar 4 miliar dollar AS dalam bentuk kepemilikan Facebook.

2.Albert von Thurn und Taxis
Peringkat kedua diduduki oleh seorang pangeran Jerman yang bernama Albert Prinz von thurn und Taxis yang berusia 27 tahun. Lain dari Zuckerberg, miliarder muda inimendapatkan kekayaannya karena warisan dari sang ayah yang meninggal dunia di tahun 1990. Kekayaan ditaksir mencapai 2,1 miliar dollar AS.

3. Yang Huiyan
Sebagai pewaris tahta kerajaan bisnis ayahnya Yang Guoqiang, Huiyan sekarang memiliki kekayaan berupa kepemilikan saham sebanyak 58% Country Garden Holdings Ltd. Huiyan diperkirakan memiliki kekayaan senilai 3,4 miliar dollar AS. Untuk menjalankan perusahaan dengan baik, Yang Huiyan telah menjalani pendidikan di Universitas Negeri Ohio, Amerika. Di Cina daratan, Yang Huiyan tercatat sebagai perempuan terkaya.

4. Li Zhaohui
Usianya baru 27 tahun tetapi Li Zhaohui telah memegang kendali di sebuah perusahaan besar bernama Shanxi Haixin Steel yang bergerak di bidang energi dan investasi. Kekayaan Li berjumlah 860 juta dollar AS. Li Zhaohui harus memimpin perusahaan setelah ayahnya tertembak dan meninggal di tahun 2003 lalu.

5. Fahd Hariri
Sebagai seorang putra bungsu dari Rafik Hariri pemimpin Lebanon, Fahd Hariri yang baru berusia 25 tahun ini mewarisi kekayaan sebesar 2,7 miliar dollar AS. Fahdberdomisili di Paris bersama ibunya dan mengelola sebuah studio desain.

6. Ayman Hariri
Di usia 27 tahun, Ayman Hariri yang juga kakak Fahd Hariri ini, memiliki kekayaan kurang lebih 2,7 miliar dollar AS. Ayman mengantongi gelar Bachelor of Arts and Science di Georgetown University dan kemudian menjalankan bisnis di bidang teknologi.

7. Yoshikazu Tanaka
Yoshikazu Tanaka adalah seorang pemilik layanan jejaring sosial khas Jepang bernama Gree. Kekayaan Tanaka menurut Forbes.com mencapai 1,4 miliar dollar AS. Dan hebatnya jumlah itu tidak didapatnya dari warisan. Lulusan Nihon University ini berusia 33 tahun.

8. John Douglas Arnold
Usianya menginjak tahun ke 35 dan Arnold sudah mengantongi kekayaan sebesar 2,7 miliar dollar AS. Di Amerika ia tercatat sebagai miliarder termuda. Arnold ialah seorangpengusaha yang menjalankan Wunderkind's Centaurus Energy .Ia lulus dalam tiga tahun dari Vanderbilt University. Di tahun 1995, Arnold menjadi pedagang minyak dan konon berhasil meraup untung sebesar 750 juta dollar AS. Ia mendirikan Centaurus di tahun 2001 setelah Enron mengalami kebangkrutan. Dikabarkan pula bahwa keuntungan telah membaik hingga 200% sejak 2002.

9. Kostyantin Zhevago
Kekayaan bersih Konstantin menurut Forbes.com hingga Maret 2008 telah mencapai 3,4 miliar dollar AS. Zhevago merupaka entrepreneur muda sekaligus politisi terkenal di Ukraina. Ia juga orang Eropa Timur pertama yang memperkenalkan perusahaanya ke publik d Bursa Saham London. Di Ukraina ia memiliki sebuah bank yang bernama Finance and Credit, yang cabangnya diketahui mencapai ratusan. Bidang bisnis yang digelutinya juga lebih dari satu, misalnya real estate, kimia, teknik, pembuatan kapal, makanan, farmakologi, metalurgi dan sebagainya.

10. Shahid Balwa
Keluarganya berpindah dari Mumbai ke Gujarat untuk memulai bisnis restoran. Balwa keluar dari bangku kuliah tanpa mengantongi gelar. Namun Balwa malah sukses dan berhasil membangun bisnis dan memiliki kekayaan hingga mencapai 1,02 miliar dollar AS. Ia bermitra dengan Vinod Goenka dalam DB Realty dan juga DB Etisalat. Prestasi yang sangat membanggakan mengingat ia mengumpulkannya sendiri. Balwa yang kini berusia 36 tahun tinggal di Mumbai, India beserta istri dan dua anaknya.

Menanamkan Mental Wirausaha Sejak Dini

MENJADI wirausahawan ibarat masuk sebuah Perguruan Tinggi yang bernama : Universitas Tahan Menderita, Fakultas Elit (Ekonomi Sulit), Jurusan Mau Maju, Program Studi Tahan Banting.  Untuk masuk universitas, fakultas, jurusan dan program studi yang demikian, sangat diperlukan mental baja, keberanian yang luar biasa, kesabaran yang indah, serta tekad yang kuat serta bulat.

Oleh sebab itu mental wirausahawan harus ditanamkan sejak dini.  Ciputra, salah seorang pengusaha real estate, yang sudah terkenal, dalam wawancara talk show Kick Andy, mengatakan bahwa dia sudah ditanamkan mental berwirausaha sejak masih kecil, menumpang di rumah pamannya, bangun tidur pagi yang dilihat terigu, beras, gula berkarung-karung.

Begitu susahnya melatih diri untuk mempunyai jiwa dagang, melayani pembeli, menjaga hubungan dengan pembeli, supaya pelanggan yang sudah ada tidak kabur, bagaimana pula merekrut  pelanggan baru.  Keahlian  macam begini tidak akan datang secara mendadak, atau tidak akan turun dari langit secara gratis. Melainkan harus dilatih sejak dini, ditanamkan sejak dini.

Jadi tidak usah heran, kalau banyak dari wirausahawan yang berhasil kebanyakannya dari etnis Tionghoa, karena mereka sudah kental dengan hal demikian sejak dini.  Banyak alumni universitas negeri atau swasta yang tidak tahan menjadi wirausahawan, karena mental yang tidak disiapkan.  Mereka tahu teori, tapi setelah terjun, disuruh berjualan malu, disuruh jadi sales tidak berani mengetuk pintu.

Menurut data, jumlah pengangguran, baik yang terbuka atau terselubung, kebanyakannya adalah dari Fakultas Ekonomi, Jurusan manajemen.  Bayangan mereka, setelah lulus akan jadi manajer, beberapa tahun kemudian jadi general manajer. lalu jadi direktur.  Mereka jadi lebih terperanjat, setelah lulus mereka malah langsung direktur, direken batur (dianggap pembantu), disuruh kesana kemari, yang kadang tidak ada hubungannya dengan mata kuliah yang dipelajarinya di bangku kuliah

Bagi yang tidak tahan, dia akan frustrasi.  Tetapi, bagi yang punya mental wirausaha sejak dini, hal demikian dianggap training.  Sebelum jadi manajer, dia harus tahu kesulitan yang dihadapi anak buahnya.

Saya melatih anak-anak saya untuk menjadi wirausaha sejak masih SD, saya ajak mereka mengawasi bangunan rumah yang kami buat untuk dijual lagi.  Saya ajak mereka untuk beli material bangunan, pasir semen, kayu, koral,  besi dsb.  Sekarang ketika saya jauh,  mereka sudah bisa dilepas untuk beli material sendiri, untuk mengawasi kerja para tukang dan kenek, di saat usia mereka masih 17 tahun dan 13 tahun.  Saya pantau mereka lewat sms atau YM.  Sebulan sekali saya datangi dan lihat bagaimana hasil pekerjaannya.

Pada awalnya memang sulit, tetapi kalau sudah dicoba semuanya akan lancar dan aman-aman saja, tentunya ini juga harus disertai doa dan usaha yang terus menerus.  Saya berwirausaha sejak masih 12 tahun dengan berjualan es (pernah saya tulis di komentar artikel “Matinya Guru Kami”) di blog ini juga.

Saya melihat di setiap kesulitan pasti ada kemudahan.  Menjadi wirausahawan jangan berpikir anda langsung jadi bos.  Tapi ibaratkanlah masuk universitas, fakultas, jurusan dan program studi seperti  diibaratkan di awal tulisan ini.  Itu kalau anda mau maju.

Mahasiswa Bermental Wirausaha

Mahasiswa yang senantiasa menahbiskan diri sebagai agent of social change tentunya menuntut integritas tinggi bagi mahasiswa sendiri. Tidak dapat dipungkiri, “gelar” tersebut bisa menjadi boomerang manakala mahasiswa tidak bisa membuktikan eksistensinya sebagai orang yang membawa perubahan di kehidupan sosial masyarakat. Ibarat koin yang senantiasa memiliki dua sisi berbeda. Lalu bagaimana mensiasati agar “gelar” tersebut tidak hanya menjadi embel-embel belaka?

Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan membangun mental wirausaha saat menempa pendidikan di bangku Perguruan Tinggi. Penempaan ini sudah menjadi harga mati lantaran jenjang studi Perguruan Tinggi bisa dikatakan klimaks dari pendidakan yang dilaksanakan dua belas tahun sebelumnya. Masa ini adalah transformasi dari pendidikan yang berbasis teoritis lebih menjadi praktis sebagai solusi kehidupan sosial masyarakat. Pada tahap inilah pentingnya penempaan mental kewirausahaan menemukan koherensinya.

Mental kewirausahaan yang selalu mengedepankan integritas, loyalitas, visi misi serta kompetisi sehat tentunya sangat besar peranannya untuk menjadi seorang agent of social change yang diakui masyarakat luas. Berbagai pekerjaan besar yang senantiasa terhambat akan terealisasikan bahkan resolusi-resolusi berbasiskan pembangunan akan terwujud. Bukankah ini idaman kita, sebagai mahasiswa yang berdaya guna?

Untuk memiliki mental wirausaha bukan berarti setiap dari kita mesti wirausaha secara denotatif, lebih-lebih bisa seperti itu karena selain mental wirausaha bisa terbangun juga keuntungan lain dapat diperoleh. Esensi wirausaha itu sendiri yang mutlak menjadi target pencapaian. Mental untuk selalu memiliki integritas, visi misi jelas, serta senantiasa berkompetisi secara sehat bisa ditempa secara mandiri melalui rangkaian pendidikan di Perguruan Tinggi, utamanya tatkala bersosialisasi di lingkungan masyarakat. Memang bukan saatnya lagi mahasiswa mendapat suapan belaka. Pada titik ini, kemandirian lah yang dituntut untuk melempangkan tujuan meraih mental wirausahawan.

Pembangunan ini bisa dimulai dari hal kecil dan sederhana hal mana bisa dilihat pada perilaku mahasiswa di kala ujian. Pada tahap ini sedikit banyak akan tercermin bagaimana mental yang dimiliki oleh seorang mahasiswa. Jika kebiasaannya masih tengok kanan kiri, terapi untuk membangun mental wirausahaan nampaknya butuh dosis yang cukup tinggi. Perilaku ini sangat disayangkan, namun kerapkali masih saja dilakukan oleh sebagian dari kita. (*)

Saturday, 26 May 2012

Persyaratan untuk menjadi penerima Djarum Beasiswa Plus Tahun 2012/2013

UMUM :
Sedang menempuh Tingkat Pendidikan Strata 1 (S1) pada semester IV dari semua disiplin ilmu.
IPK minimum 3.00 pada semester III.
Dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV.
Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar Kampus.
Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain

ADMINISTRASI :
Mengisi Form Pendaftaran yang tersedia di Bagian Kemahasiswaan di Kampus masing-masing, atau download di website ini
Fotocopy Kartu Hasil Studi semester III.
Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi/surat keterangan aktif berorganisasi.
Surat keterangan dari Kampus tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.

TES SELEKSI :
Tes Potensi Akademik (TPA) dan Wawancara.

VERIFIKASI :
Memastikan kandidat yang lolos tes seleksi dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 pada akhir semester IV.

PENGUMUMAN :
Dapat dilihat di website ini dan juga tersedia di Bagian Kemahasiswaan Kampus.

Tanggal-tanggal Penting:

Pendaftaran : 1 April – 31 Mei 2012
Seleksi : 1 Juni – 18 Juli 2012
Verifikasi : 21 – 30 Agustus 2012
Pengumuman : 31 Agustus 2012
Periode Aktif : 1 September 2012 – 31 Agustus 2013



  • INFO BEASISWA DJARUM
  • Peringkat Kelulusan dan Ketidaklulusan Dari Kemendikbud


    un 2012 300x194 Peringkat Kelulusan dan Ketidaklulusan Dari Kemendikbud 
    Jengker.com – Provinsi Bali cukup mendominasi pada perolehan ujian nasional SMA/MA periode 2010/2011 lalu. Provinsi ini unggul dalam urusan prosentase ketidaklulusan terkecil dan dominasi top ten siswa dengan perolehan nilai unas murni tertinggi. Tapi tahun ini, dominasi pulau dewata itu dipatahkan Provinsi Jawa Timur (Jatim).
    Berdasarkan rekapitulasi hasil unas yang dilansir Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kemarin menunjukkan, Jatim memiliki tingkat prosentase siswa tidak lulus unas yang paling rendah. Di provinsi yang dipimpin Gubernur Soekarwo ini, jumlah peserta unas mencapai 210.586 siswa. Dari jumlah itu, tercatat ada 156 siswa yang dinyatakan tidak lulus unas atau sekitar 0,07 persen.
    Mendikbud Mohammad Nuh cukup mengapresiasi upaya di Jatim. Sebab tahun lalu prosentase ketidaklulusan unas di Jatim masih tinggi. Tahun lalu peserta unas di Jatim tercatat 203.446 siswa. Dari jumlah itu, peserta yang tidak lulus tercatat 559 siswa (0,27 persen). “Saya ucapkan selamat buat Jatim,” katanya.
    Sebaliknya prosentase tingkat ketidaklulusan di Bali tahun ini naik dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini unas di Bali diikuti 25.198 siswa. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 26 siswa (0,10 persen) yang tidak lulus.
    Sedangkan catatan unas di Bali pada tahun lalu menunjukkan, dari seluruh peserta yang mencapai 24.290 siswa, hanya ada sepuluh siswa (0,04 persen) yang tidak lulus. Menurut Nuh, seluruh provinsi di Indonesia terus saling kejar-mengejar untuk menjadi yang terbaik dalam menghadapi unas.
    Keunggulan Jatim juga terekam pada hasil unas murni. Hasil unas murni ini adalah, hasil ujian yang belum ditambah dengan nilai ujian akhir sekolah (UAS). Dari rangkuman panitia unas menyebutkan, Jatim menempatkan tiga sekolah pada daftar top ten sekolah dengan nilai unas murni tertinggi. Ketiga sekolah itu adalah SMAN 2 Lamongan, SMAN 1 Bojonegoro, dan SMAN 1 Lamongan.
    Capaian ini lebih bagus dari tahun lalu. Sebab pada unas periode 2010-2011, Jatim hanya mempunyai satu wakil dalam daftar top ten. Yaitu diperoleh oleh SMAN 3 Lamongan.
    Jika Jatim menempatkan tiga sekolah dalam daftar top ten tadi, Bali hanya menempatkan dua sekolah saja. Kedua sekolah di Bali yang masuk dalam daftar top ten nilai unas murni tertinggi itu adalah, SMAN 4 Denpasar dan SMAN 1 Denpasar.
    Raihan Bali ini melorot dibandingkan tahun lalu. Sebab pada tahun lalu mereka menempatkan tiga sekolah sekaligus pada daftar top ten nilai unas murni tertinggi. Yaitu SMAN 4 Denpasar, SMAN 1 Denpasar, dan SMAN 3 Denpasar.
    Keunggulan Jatim atas Bali belum berhenti. Pada daftar top ten siswa dengan nilai unas murni tertinggi, Jatim tahun ini menyalip Bali. Tahun ini Jatim menempatkan empat putra-putri terbaiknya dalam daftar top ten. Karena pengumuman unas dijalankan serentak besok (26/5), Nuh meminta nama-nama siswa peraih nilai terbaik ini tidak dipublikasikan dulu.
    “Kalau sekolahnya saja boleh,” kata dia. Dua siswa di Jatim yang masuk daftar top ten unas murni terbaik ini berasal dari SMAN 2 Lamongan dengan nilai 58,50 dan 58,45. Selanjutnya dari SMAN 1 Ponorogo (58,45) dan dari SMAN 1 Sidoarjo (48,45).
    Sementara itu, Bali tahun ini hanya menempatkan tiga delegasinya dalam daftar top ten peraih nilai unas murni tertinggi. Dua siswa berasal dari SMAN 4 Denpasar (58,50 dan 58,30). Dan satu siswa sisanya berasal dari SMAN 1 Denpasar (58,30).
    Disaat Jatim dan Bali yang saling kejar, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus masih menduduki juru kunci pada urusan tingkat kelulusan. Unas di NTT diikuti 36.228 siswa. Dari jumlah itu, tercatat peserta yang tidak lulus unas mencapai 1.994 siswa (5,50 persen).
    Tahun lalu, NTT juga menjadi provinsi paling banyak ketidaklulusannya. Tahun lalu tercatat unas di NTT diikuti 32.532 sisiwa. Dari jumlah itu ada 1.813 siswa yang tidak lulus (5,57 persen).
    Nuh mengakui, tingkat kelulusan unas di NTT mengalami kenaikan walaupun sedikit sekali. “Tidak apa-apa. Artinya intervensi yang kita lakukan tidak sia-sia,” katanya. Intervensi Kemendikbud untuk menggenjot tingkat kelulusan unas di NTT tahun ini diantaranya mengucurkan duit sumbangan miliaran rupiah. Selain itu juga merehab sekolah rusak dan memperbaiki kualitas guru.
    Menurut Nuh, provinsi NTT tidak bisa dibiarkan berlari sendiri mengejar provinsi-provinsi lain dalam urusan unas. Sebab provinsi NTT sudah tertinggal cukup jauh. Kalau ingin mengejar, NTT harus “berlari” dua kali lebih kencang ketimbang provinsi-provinsi lainnya. “NTT jangan dibiarkan berlari. Harus dinaikkan kendaraan untuk menyusul provinsi lainnya,” papar Nuh.
    Di bagian lain, evaluasi pelaksanaan unas 2011-2012 langsung dikebut jajaran Badan Penelitian dan  Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud. Kepalada Balitbang Kemendikbud Khairil Anwar Notodiputro mengatakan, evaluasi akan segera dilakukan setelah kelulusan unas jenjang SMA/sederajat dan SMP/sederajat telah diumumkan.
    Ada beberapa pos pelaskanaan unas yang akan dievaluasi. “Kita akui memang masih terdapat lubang-lubang,” kata dia. Lubang-lubang ini diantaranya bisa dilihat dengan masih banyaknya laporan kecurangan dan bocoran kunci jawaban. Khairil mengatakan, evaluasi untuk mewujudkan hasil unas yang objektif akan dimulai dari penyusunan soal, percetakan, hingga distribusi ke sekolah-sekolah.
    Sementara untuk tingkat atau derajat kelulusan, Khairil mengatakan kriteria kelulusan tahun ini berpeluang dipertahankan untuk tahun depan. Tahun ini siswa dinyatakan lulus jika memiliki nilai akhir dengan rata-rata 5,5. Selain itu siswa dinyatakan lulus jika mimiliki nilai akhir minimal 4 disetiap mata pelajaran yang diujikan. Nilai akhir adalah, nilai unas ditambang nilai ujian akhir sekolah (UAS).
    Sedangkan untuk tingkat kesulitan soal, Khairil akan terus mengevaluasi. Seperti diketahui, unas saat ini terdiri dari tiga level kesulitan. Level mudah 10 %, level sedang 80 %, dan level sulit %. “Komposisi kesulitan untuk unas tahun depan, tunggu hasil rapat nanti,” pungkasnya.
    Unas SMA/MA 2011-2012
    - 1.524.704 peserta (2010-2011 = 1.461.941 peserta)
    - 1.517.125 peserta lulus (2010-2011 = 1.450.598 peserta lulus)
    - 7.579 peserta tidak lulus (2010-2011 = 11.443 peserta tidak lulus)
    Keterangan :
    - Nilai Kelulusan ditetapkan dengan menjumlahkan hasil unas dengan ujian akhir sekolah (UAS).
    - Tidak ada perbedaan standar kelulusan antara unas 2010-2011 dengan unas 2011-2012.
    Prosentase Ketidaklulusan Tertinggi Unas 2011-2012 SMA-MA (lima besar)
    Provinsi               Peserta        Prosentase Tidak Lulus        Jumlah Tidak Lulus
    1. NTT                  36.228          5,5 %                                        1.994
    2. Gorontalo        7.620           4,24 %                                       323
    3. PapuaBarat     6.262            2,32 %                                      145
    4. Kalteng            15.004          2,24 %                                      336
    5. Papua               13.821          2,10 %                                       290
    Prosentase Ketidaklulusan terendah Unas 2011-2012 SMA-MA (lima besar)
    Provinsi      Peserta       Prosentase Tidak Lulus     Jumlah Tidak Lulus
    1. Jatim       210.586       0,07 %                                  156
    2. Sulut        15.535         0,09 %                                  14
    3. Bali          25.198         0,10 %                                  26
    4. Jabar       197.390       0,10 %                                 203
    5. Sumut     120.194        0,12 %                                 148
    Sekolah yang seluruh siswanya tidak lulus unas 2011-2012
    1. SMA Swasta Dorema, Kota Medan, Sumut (jumlah siswa 4 orang)
    2. MA Swasta al Ma”arif, Kab. Langkat, Sumut (11)
    3. MA Nahdlatul Wathan, Kab. Halmahera Timur, Malut (7)
    4. MAS Al Jabar Lainea, Konawe Selatan, Sultra (19)
    5 Sekolah dengan rata-rata nilai unas murni tertinggi
    1. SMA Negeri 10 Fajar Harapan, Kota Banda Aceh, nilai rata-rata = 9,33
    2. SMA Negeri Modal Bangsa, Kab. Aceh Besar, nilai rata-rata = 9,30
    3. SMA Darul Muhsinin Cibitung, Kab. Bekasi, nilai rata-rata = 9,26
    4. SMA Negeri 1 Cibitung, Kab. Bekasi, nilai rata-rata = 9,23
    5. SMA Negeri 4 Denpasar, Kota Denpasar, nilai rata-rata = 9,20


    Wednesday, 23 May 2012

    Menilai Kecukupan Nutrisi Anak

     
    Kompas.com - Perbedaan utama anak dengan orang dewasa adalah kemampuan anak untuk tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan fisik anak akan terus berlangsung dan kemampuannya makin berkembang. Salah satu faktor yang memengaruhinya adalah pemberian nutrisi yang tepat.
    Peran nutrisi tidak hanya penting pada tahun-tahun pertama kehidupan anak tapi sudah dimulai sejak bayi dalam kandungan. "Tahun-tahun pertama kehidupan anak merupakan periode terjadinya penyakit infeksi dan masalah kekurangan gizi yang dapat berdampak buruk pada tahap tumbuh kembang selanjutnya," kata dr.Diah Pramita, Sp.A dalam acara talkshow bertema Pentingnya Nutrisi Tepat untuk Tumbuh Kembang Buah Hati, di Jakarta (29/4).
    Pada prinsipnya, asupan gizi yang seimbang terdiri dari karbohidrat (nasi, roti, kentang, mie, dsb), protein (daging, telur, ikan, tempe, tahu), lemak (mentega, minyak), dan vitamin serta mineral (sayuran dan buah).
    "Menu makanan sehari-hari harus mengandung semua komponen tersebut, tentu dengan berbagai variasi agar anak tidak bosan," bebernya. Namun lanjut Diah, pemberian nutrisi pada anak haruslah tepat. Tidak boleh kurang atau lebih.
    Pasalnya, kelebihan nutrisi dapat berdampak obesitas, yang memungkinkan anak memiliki risiko penyakit seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan tidur, kelainan metabolik dan penyakit jantung saat dewasa. "Memang dampaknya bukan sekarang, tapi nanti kalau mereka sudah dewasa," ungkapnya.
    Selain itu, dampak kekurangan nutrisi bisa mengakibatkan anak menderita gizi kurang dan gizi buruk. Kekurangan nutrien mikro seperti vitamin A (rabun senja, kulit kasar dan kering), vitamin B1 (beri-beri), vitamin B6 (kejang pada bayi, kelainan saraf dan kulit) vitamin B12 (anemia), dan sebainya.
    Lalu bagaimana cara untuk menilai kecukupan asupan nutrisi seorang anak? Diah menerangkan, ada dua cara yang dapat dilakukan yakni, pertama dengan analisis diet, yaitu lewat makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Kedua, pemeriksaan fisik seperti berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala.
    Umumnya ketiga hal tersebut dipantau secara rutin pada saat anak kontrol ke dokter, sehingga bila terjadi penyimpangan dan standar dapat dilihat pada grafik pertumbuhan sesuai usia dan dapat diantisipasi serta ditangani lebih dini.
    Berdasarkan Usia
    Diah mengungkapkan, pemberian asupan makanan pada anak berbeda-beda sesuai dengan usianya. Jenis makanan yang diberikan pada usia 0-6 bulan menurutnya cukup hanya dengan pemberian ASI saja. Pasalnya, dalam ASI mengandung zat-zat kekebalan tubuh seperti Imunoglobulin (melindungi tubuh dari infeksi), Lisozim (menghancurkan dinding sel bakteri), Laktoferin (menghambat pertumbuhan mikro organisme, Makrofag dan limfosit (membunuh mikro-orgamisme).
    Saat anak menginjak usia 6 bulan keatas, kata Diah barulah mulai diperkenalkan makanan pedamping ASI berupa makanan setengah padat seperti bubur susu atau tim saring disertai buah. Selanjutnya, ketika anak mencapai usia 8 bulan, makanan dapat diberikan dengan tekstur agak kasar dengan frenkuensi 3 kali sehari.
    Setelah anak mencapai usia 1 tahun keatas, dapat diperkenalkan dengan menu yang lebih bervariasi menyerupai makanan orang dewasa. "Tentunya tanpa bumbu penyedap (msg), tanpa zat aditif seperti pengawet, pewarna, pemanis buatan, serta tidak pedas," pungkasnya.

    Kesendirian

    Terdiam manis di sudut sepi tanpa penghuni
    Mengelabui hati yang tak harus sendiri
    Termakan suasana bising berujung misteri
    Akhirnya ku sadar sepi ku harus sendiri

    Tak satu pun sapaan datang menghampiri
    Mesti terangkai kata menjadi puisi
    Hanya gelap bersenandung riuh
    Mengusik ketentraman hati

    Gerak ku yang kaku harus ku yakini
    Sampai mata terlelap hingga mentari pagi datang kembali
    Menjemput sepi yang ku rasa saat ini
    Hingga kau banngun kan ku ucapkan selamat pagi

    – Karya : Andre Septiawarman

    Peradilan Rakyat





  • Cerpen Putu Wijaya



  • Seorang pengacara muda yang cemerlang mengunjungi ayahnya, seorang pengacara senior yang sangat dihormati oleh para penegak hukum.

    "Tapi aku datang tidak sebagai putramu," kata pengacara muda itu, "aku datang ke mari sebagai seorang pengacara muda yang ingin menegakkan keadilan di negeri yang sedang kacau ini."

    Pengacara tua yang bercambang dan jenggot memutih itu, tidak terkejut. Ia menatap putranya dari kursi rodanya, lalu menjawab dengan suara yang tenang dan agung.

    "Apa yang ingin kamu tentang, anak muda?"
    Pengacara muda tertegun. "Ayahanda bertanya kepadaku?"
    "Ya, kepada kamu, bukan sebagai putraku, tetapi kamu sebagai ujung
    tombak pencarian keadilan di negeri yang sedang dicabik-cabik korupsi ini."
    Pengacara muda itu tersenyum.
    "Baik, kalau begitu, Anda mengerti maksudku."

    "Tentu saja. Aku juga pernah muda seperti kamu. Dan aku juga berani, kalau perlu kurang ajar. Aku pisahkan antara urusan keluarga dan kepentingan pribadi dengan perjuangan penegakan keadilan. Tidak seperti para pengacara sekarang yang kebanyakan berdagang. Bahkan tidak seperti para elit dan cendekiawan yang cemerlang ketika masih di luar kekuasaan, namun menjadi lebih buas dan keji ketika memperoleh kesempatan untuk menginjak-injak keadilan dan kebenaran yang dulu diberhalakannya. Kamu pasti tidak terlalu jauh dari keadaanku waktu masih muda. Kamu sudah membaca riwayat hidupku yang belum lama ini ditulis di sebuah kampus di luar negeri bukan? Mereka menyebutku Singa Lapar. Aku memang tidak pernah berhenti memburu pencuri-pencuri keadilan yang bersarang di lembaga-lembaga tinggi dan gedung-gedung bertingkat. Merekalah yang sudah membuat kejahatan menjadi budaya di negeri ini. Kamu bisa banyak belajar dari buku itu."

    Pengacara muda itu tersenyum. Ia mengangkat dagunya, mencoba memandang pejuang keadilan yang kini seperti macan ompong itu, meskipun sisa-sisa keperkasaannya masih terasa.

    "Aku tidak datang untuk menentang atau memuji Anda. Anda dengan seluruh sejarah Anda memang terlalu besar untuk dibicarakan. Meskipun bukan bebas dari kritik. Aku punya sederetan koreksi terhadap kebijakan-kebijakan yang sudah Anda lakukan. Dan aku terlalu kecil untuk menentang bahkan juga terlalu tak pantas untuk memujimu. Anda sudah tidak memerlukan cercaan atau pujian lagi. Karena kau bukan hanya penegak keadilan yang bersih, kau yang selalu berhasil dan sempurna, tetapi kau juga adalah keadilan itu sendiri."

    Pengacara tua itu meringis.
    "Aku suka kau menyebut dirimu aku dan memanggilku kau. Berarti kita bisa bicara sungguh-sungguh sebagai profesional, Pemburu Keadilan."
    "Itu semua juga tidak lepas dari hasil gemblenganmu yang tidak kenal ampun!"
    Pengacara tua itu tertawa.
    "Kau sudah mulai lagi dengan puji-pujianmu!" potong pengacara tua.
    Pengacara muda terkejut. Ia tersadar pada kekeliruannya lalu minta maaf.

    "Tidak apa. Jangan surut. Katakan saja apa yang hendak kamu katakan," sambung pengacara tua menenangkan, sembari mengangkat tangan, menikmati juga pujian itu, "jangan membatasi dirimu sendiri. Jangan membunuh diri dengan diskripsi-diskripsi yang akan menjebak kamu ke dalam doktrin-doktrin beku, mengalir sajalah sewajarnya bagaikan mata air, bagai suara alam, karena kamu sangat diperlukan oleh bangsamu ini."

    Pengacara muda diam beberapa lama untuk merumuskan diri. Lalu ia meneruskan ucapannya dengan lebih tenang.

    "Aku datang kemari ingin mendengar suaramu. Aku mau berdialog."
    "Baik. Mulailah. Berbicaralah sebebas-bebasnya."

    "Terima kasih. Begini. Belum lama ini negara menugaskan aku untuk membela seorang penjahat besar, yang sepantasnya mendapat hukuman mati. Pihak keluarga pun datang dengan gembira ke rumahku untuk mengungkapkan kebahagiannya, bahwa pada akhirnya negara cukup adil, karena memberikan seorang pembela kelas satu untuk mereka. Tetapi aku tolak mentah-mentah. Kenapa? Karena aku yakin, negara tidak benar-benar menugaskan aku untuk membelanya. Negara hanya ingin mempertunjukkan sebuah teater spektakuler, bahwa di negeri yang sangat tercela hukumnya ini, sudah ada kebangkitan baru. Penjahat yang paling kejam, sudah diberikan seorang pembela yang perkasa seperti Mike Tyson, itu bukan istilahku, aku pinjam dari apa yang diobral para pengamat keadilan di koran untuk semua sepak-terjangku, sebab aku selalu berhasil memenangkan semua perkara yang aku tangani.

    Aku ingin berkata tidak kepada negara, karena pencarian keadilan tak boleh menjadi sebuah teater, tetapi mutlak hanya pencarian keadilan yang kalau perlu dingin danbeku. Tapi negara terus juga mendesak dengan berbagai cara supaya tugas itu aku terima. Di situ aku mulai berpikir. Tak mungkin semua itu tanpa alasan. Lalu aku melakukan investigasi yang mendalam dan kutemukan faktanya. Walhasil, kesimpulanku, negara sudah memainkan sandiwara. Negara ingin menunjukkan kepada rakyat dan dunia, bahwa kejahatan dibela oleh siapa pun, tetap kejahatan. Bila negara tetap dapat menjebloskan bangsat itu sampai ke titik terakhirnya hukuman tembak mati, walaupun sudah dibela oleh tim pembela seperti aku, maka negara akan mendapatkan kemenangan ganda, karena kemenangan itu pastilah kemenangan yang telak dan bersih, karena aku yang menjadi jaminannya. Negara hendak menjadikan aku sebagai pecundang. Dan itulah yang aku tentang.

    Negara harusnya percaya bahwa menegakkan keadilan tidak bisa lain harus dengan keadilan yang bersih, sebagaimana yang sudah Anda lakukan selama ini."

    Pengacara muda itu berhenti sebentar untuk memberikan waktu pengacara senior itu menyimak. Kemudian ia melanjutkan.

    "Tapi aku datang kemari bukan untuk minta pertimbanganmu, apakah keputusanku untuk menolak itu tepat atau tidak. Aku datang kemari karena setelah negara menerima baik penolakanku, bajingan itu sendiri datang ke tempat kediamanku dan meminta dengan hormat supaya aku bersedia untuk membelanya."

    "Lalu kamu terima?" potong pengacara tua itu tiba-tiba.
    Pengacara muda itu terkejut. Ia menatap pengacara tua itu dengan heran.
    "Bagaimana Anda tahu?"

    Pengacara tua mengelus jenggotnya dan mengangkat matanya melihat ke tempat yang jauh. Sebentar saja, tapi seakan ia sudah mengarungi jarak ribuan kilometer. Sambil menghela napas kemudian ia berkata: "Sebab aku kenal siapa kamu."

    Pengacara muda sekarang menarik napas panjang.
    "Ya aku menerimanya, sebab aku seorang profesional. Sebagai seorang pengacara aku tidak bisa menolak siapa pun orangnya yang meminta agar aku melaksanakan kewajibanku sebagai pembela. Sebagai pembela, aku mengabdi kepada mereka yang membutuhkan keahlianku untuk membantu pengadilan menjalankan proses peradilan sehingga tercapai keputusan yang seadil-adilnya."

    Pengacara tua mengangguk-anggukkan kepala tanda mengerti.
    "Jadi itu yang ingin kamu tanyakan?"
    "Antara lain."
    "Kalau begitu kau sudah mendapatkan jawabanku."
    Pengacara muda tertegun. Ia menatap, mencoba mengetahui apa yang ada di dalam lubuk hati orang tua itu.
    "Jadi langkahku sudah benar?"
    Orang tua itu kembali mengelus janggutnya.

    "Jangan dulu mempersoalkan kebenaran. Tapi kau telah menunjukkan dirimu sebagai profesional. Kau tolak tawaran negara, sebab di balik tawaran itu tidak hanya ada usaha pengejaran pada kebenaran dan penegakan keadilan sebagaimana yang kau kejar dalam profesimu sebagai ahli hukum, tetapi di situ sudah ada tujuan-tujuan politik. Namun, tawaran yang sama dari seorang penjahat, malah kau terima baik, tak peduli orang itu orang yang pantas ditembak mati, karena sebagai profesional kau tak bisa menolak mereka yang minta tolong agar kamu membelanya dari praktik-praktik pengadilan yang kotor untuk menemukan keadilan yang paling tepat. Asal semua itu dilakukannya tanpa ancaman dan tanpa sogokan uang! Kau tidak membelanya karena ketakutan, bukan?"
    "Tidak! Sama sekali tidak!"
    "Bukan juga karena uang?!"
    "Bukan!"
    "Lalu karena apa?"
    Pengacara muda itu tersenyum.
    "Karena aku akan membelanya."
    "Supaya dia menang?"

    "Tidak ada kemenangan di dalam pemburuan keadilan. Yang ada hanya usaha untuk mendekati apa yang lebih benar. Sebab kebenaran sejati, kebenaran yang paling benar mungkin hanya mimpi kita yang tak akan pernah tercapai. Kalah-menang bukan masalah lagi. Upaya untuk mengejar itu yang paling penting. Demi memuliakan proses itulah, aku menerimanya sebagai klienku."
    Pengacara tua termenung.
    "Apa jawabanku salah?"
    Orang tua itu menggeleng.

    "Seperti yang kamu katakan tadi, salah atau benar juga tidak menjadi persoalan. Hanya ada kemungkinan kalau kamu membelanya, kamu akan berhasil keluar sebagai pemenang."

    "Jangan meremehkan jaksa-jaksa yang diangkat oleh negara. Aku dengar sebuah tim yang sangat tangguh akan diturunkan."

    "Tapi kamu akan menang."
    "Perkaranya saja belum mulai, bagaimana bisa tahu aku akan menang."

    "Sudah bertahun-tahun aku hidup sebagai pengacara. Keputusan sudah bisa dibaca walaupun sidang belum mulai. Bukan karena materi perkara itu, tetapi karena soal-soal sampingan. Kamu terlalu besar untuk kalah saat ini."

    Pengacara muda itu tertawa kecil.
    "Itu pujian atau peringatan?"
    "Pujian."
    "Asal Anda jujur saja."
    "Aku jujur."
    "Betul?"
    "Betul!"

    Pengacara muda itu tersenyum dan manggut-manggut. Yang tua memicingkan matanya dan mulai menembak lagi.
    "Tapi kamu menerima membela penjahat itu, bukan karena takut, bukan?"

    "Bukan! Kenapa mesti takut?!"
    "Mereka tidak mengancam kamu?"
    "Mengacam bagaimana?"
    "Jumlah uang yang terlalu besar, pada akhirnya juga adalah sebuah ancaman. Dia tidak memberikan angka-angka?"

    "Tidak."
    Pengacara tua itu terkejut.
    "Sama sekali tak dibicarakan berapa mereka akan membayarmu?"
    "Tidak."
    "Wah! Itu tidak profesional!"
    Pengacara muda itu tertawa.
    "Aku tak pernah mencari uang dari kesusahan orang!"
    "Tapi bagaimana kalau dia sampai menang?"
    Pengacara muda itu terdiam.
    "Bagaimana kalau dia sampai menang?"
    "Negara akan mendapat pelajaran penting. Jangan main-main dengan kejahatan!"
    "Jadi kamu akan memenangkan perkara itu?"
    Pengacara muda itu tak menjawab.
    "Berarti ya!"
    "Ya. Aku akan memenangkannya dan aku akan menang!"

    Orang tua itu terkejut. Ia merebahkan tubuhnya bersandar. Kedua tangannya mengurut dada. Ketika yang muda hendak bicara lagi, ia mengangkat tangannya.

    "Tak usah kamu ulangi lagi, bahwa kamu melakukan itu bukan karena takut, bukan karena kamu disogok."
    "Betul. Ia minta tolong, tanpa ancaman dan tanpa sogokan. Aku tidak takut."

    "Dan kamu menerima tanpa harapan akan mendapatkan balas jasa atau perlindungan balik kelak kalau kamu perlukan, juga bukan karena kamu ingin memburu publikasi dan bintang-bintang penghargaan dari organisasi kemanusiaan di mancanegara yang benci negaramu, bukan?"

    "Betul."
    "Kalau begitu, pulanglah anak muda. Tak perlu kamu bimbang.

    Keputusanmu sudah tepat. Menegakkan hukum selalu dirongrong oleh berbagai tuduhan, seakan-akan kamu sudah memiliki pamrih di luar dari pengejaran keadilan dan kebenaran. Tetapi semua rongrongan itu hanya akan menambah pujian untukmu kelak, kalau kamu mampu terus mendengarkan suara hati nuranimu sebagai penegak hukum yang profesional."

    Pengacara muda itu ingin menjawab, tetapi pengacara tua tidak memberikan kesempatan.
    "Aku kira tak ada yang perlu dibahas lagi. Sudah jelas. Lebih baik kamu pulang sekarang. Biarkan aku bertemu dengan putraku, sebab aku sudah sangat rindu kepada dia."

    Pengacara muda itu jadi amat terharu. Ia berdiri hendak memeluk ayahnya. Tetapi orang tua itu mengangkat tangan dan memperingatkan dengan suara yang serak. Nampaknya sudah lelah dan kesakitan.

    "Pulanglah sekarang. Laksanakan tugasmu sebagai seorang profesional."
    "Tapi..."

    Pengacara tua itu menutupkan matanya, lalu menyandarkan punggungnya ke kursi. Sekretarisnya yang jelita, kemudian menyelimuti tubuhnya. Setelah itu wanita itu menoleh kepada pengacara muda.
    "Maaf, saya kira pertemuan harus diakhiri di sini, Pak. Beliau perlu banyak beristirahat. Selamat malam."

    Entah karena luluh oleh senyum di bibir wanita yang memiliki mata yang sangat indah itu, pengacara muda itu tak mampu lagi menolak. Ia memandang sekali lagi orang tua itu dengan segala hormat dan cintanya. Lalu ia mendekatkan mulutnya ke telinga wanita itu, agar suaranya jangan sampai membangunkan orang tua itu dan berbisik.

    "Katakan kepada ayahanda, bahwa bukti-bukti yang sempat dikumpulkan oleh negara terlalu sedikit dan lemah. Peradilan ini terlalu tergesa-gesa. Aku akan memenangkan perkara ini dan itu berarti akan membebaskan bajingan yang ditakuti dan dikutuk oleh seluruh rakyat di negeri ini untuk terbang lepas kembali seperti burung di udara. Dan semoga itu akan membuat negeri kita ini menjadi lebih dewasa secepatnya. Kalau tidak, kita akan menjadi bangsa yang lalai."

    Apa yang dibisikkan pengacara muda itu kemudian menjadi kenyataan. Dengan gemilang dan mudah ia mempecundangi negara di pengadilan dan memerdekaan kembali raja penjahat itu. Bangsat itu tertawa terkekeh-kekeh. Ia merayakan kemenangannya dengan pesta kembang api semalam suntuk, lalu meloncat ke mancanegara, tak mungkin dijamah lagi. Rakyat pun marah. Mereka terbakar dan mengalir bagai lava panas ke jalanan, menyerbu dengan yel-yel dan poster-poster raksasa. Gedung pengadilan diserbu dan dibakar. Hakimnya diburu-buru. Pengacara muda itu diculik, disiksa dan akhirnya baru dikembalikan sesudah jadi mayat. Tetapi itu pun belum cukup. Rakyat terus mengaum dan hendak menggulingkan pemerintahan yang sah.

    Pengacara tua itu terpagut di kursi rodanya. Sementara sekretaris jelitanya membacakan berita-berita keganasan yang merebak di seluruh wilayah negara dengan suaranya yang empuk, air mata menetes di pipi pengacara besar itu.

    "Setelah kau datang sebagai seorang pengacara muda yang gemilang dan meminta aku berbicara sebagai profesional, anakku," rintihnya dengan amat sedih, "Aku terus membuka pintu dan mengharapkan kau datang lagi kepadaku sebagai seorang putra. Bukankah sudah aku ingatkan, aku rindu kepada putraku. Lupakah kamu bahwa kamu bukan saja seorang profesional, tetapi juga seorang putra dari ayahmu. Tak inginkah kau mendengar apa kata seorang ayah kepada putranya, kalau berhadapan dengan sebuah perkara, di mana seorang penjahat besar yang terbebaskan akan menyulut peradilan rakyat seperti bencana yang melanda negeri kita sekarang ini?" ***

    Cirendeu 1-3-03

    by :

  • Cerpen Putu Wijaya
  • 8 Cara agar Anak Senang Berolahraga


    KOMPAS.com — Buat anak zaman sekarang, bermain game sambil mendekam di kamar yang sejuk mungkin lebih menyenangkan ketimbang berlari dan menendang bola di lapangan. Padahal, berolahraga itu perlu dijadikan bagian dari aktivitas harian mereka.
    Menurut David Walsh, PhD, penulis buku Smart Parenting, Smarter Kids: The One Brain Book You Need to Help Kids Grow Brighter, Healthier, and Happier, orangtua perlu cerdik dalam menumbuhkan hobi olahraga pada anak.
    "Memang, penting bagi Anda untuk mengusahakan agar anak aktif bergerak setiap hari. Namun, Anda juga perlu mengemas caranya sedemikian rupa sehingga aktivitas fisik tersebut terlihat menyenangkan. Bukannya dianggap sebagai kewajiban yang memberatkan," begitu kata Walsh.

    Walsh kemudian memaparkan beberapa aturan penting yang perlu diketahui oleh orangtua supaya dapat mendorong anak tumbuh sebagai pribadi yang aktif bergerak sekaligus sehat. Coba simak beberapa di antaranya:

    * Pastikan anak Anda bermain dan beraktivitas fisik setiap hari. Kurangi waktu menonton televisi agar tidak mengganggu waktu bermain dan beraktivitas fisik.
    * Berikan pengertian kepada anak bahwa rajin berolahraga itu bukan hanya penting bagi perkembangan tubuh, melainkan juga otak.
    * Doronglah anak untuk melakukan berbagai jenis gerakan yang bisa membangun kekuatan, daya tahan, serta kelenturan tubuh.
    * Mulailah dengan memberi contoh pada anak. Ajak seluruh keluarga untuk berolahraga bersama dan bersenang-senanglah selama aktivitas itu. Tanamkan kepada anak bahwa olahraga itu adalah kegiatan yang menyenangkan.
    * Anda juga bisa mendorong anak untuk aktif dengan cara memintanya bantuan dalam mengerjakan beberapa tugas rumah tangga.
    * Ketahui seberapa aktif anak saat berada di sekolah, lalu seimbangkan dengan aktivitas lainnya yang sifatnya kurang aktif.
    * Bila anak gemar bermain video games, coba berikan dia games yang mendorongnya untuk ikut bergerak.
    * Jika ternyata anak Anda gemar berolahraga, hindari untuk memaksanya bergabung dalam klub olahraga yang malah mendorongnya untuk berlatih melampaui kemampuan fisik pada usianya. Bila dia memang ingin menekuni dengan lebih serius, sebaiknya Anda selalu menyertainya saat latihan di klub dan berkomunikasi terus dengan pelatih agar tidak memberi latihan melampaui porsinya.

    by : kompas

    Istighfar Dan Taubat Adalah Kunci Rizki Dan keberkahan dari Allah Ta'ala


     
              Di antara hal yang menyibukkan hati kaum muslimin adalah mencari rizki. Dan menurut pengamatan, sebagian besar kaum muslimin memandang bahwa berpegang dengan Islam akan mengurangi rizki mereka. Kemudian tidak hanya sebatas itu, bahkan lebih parah dan menyedihkan bahwa ada sejumlah orang yang masih mau menjaga sebagian kewajiban syari’at Islam tetapi mengira bahwa jika ingin mendapatkan kemudahan di bidang materi dan kemapanan ekonomi hendaknya menutup mata dari hukum-hukum Islam, terutama yang berkenaan dengan hukum halal dan haram.
              Mereka itu lupa atau berpura-pura lupa bahwa Allah men-syari’atkan agamaNya hanya sebagai petunjuk bagi ummat manusia dalam perkara-perkara kebahagiaan di akhirat saja. Padahal Allah mensyari’atkan agama ini juga untuk menunjuki manusia dalam urusan kehidupan dan kebahagiaan mereka di dunia.
              Sebagaimana Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Anas Radhiallaahu anhu , ia berkata:

    كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِيِّ n: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
              “Sesungguhnya do’a yang sering diucapkan Nabi adalah, “Wahai Tuhan Kami’ karuniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api Neraka”. (Shahihul Al-Bukhari, Kitabud Da’awat, Bab Qaulun Nabi Rabbana Aatina fid Dunya Hasanah, no. Hadist 6389, II/191).
    Ma'asyirol Muslimin a’azza kumullah ...
              Allah dan RasulNya tidak meninggalkan umat Islam tanpa petunjuk dalam kegelapan dan keraguan dalam usaha mencari penghidupan. Tapi sebaliknya, sebab-sebab mendapat rizki telah diatur dan dijelaskan. Sekiranya ummat ini mau memahami dan menyadarinya, niscaya Allah akan memudahkan mencapai jalan-jalan untuk mendapatkan rizki dari setiap arah, serta akan dibukakan untuknya keberkahan dari langit dan bumi. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kami ingin menjelaskan tentang berbagai sebab di atas dan meluruskan pemahaman yang salah dalam usaha mencari rizki .
    Ma'asyirol Muslimin rahimakumullah ...
              Di antara sebab terpenting diturunkannya rizki adalah istighfar (memohon ampun) dan taubat kepada Allah. Sebagaimana firman Allah tentang Nuh yang berkata kepada kaumnya:
              “Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohon ampunlah kepada Tuhanmu’, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Nuh: 10-12)
              Yang dimaksud istighfar dan taubat di sini bukan hanya sekedar diucap di lisan saja, tidak membekas di dalam hati sama sekali, bahkan tidak berpengaruh dalam perbuatan anggota badan. Tetapi yang dimaksud dengan istighfar di sini adalah sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ar-Raghib Al-Asfahani adalah “Meminta (ampun) dengan disertai ucapan dan perbuatan dan bukan sekedar lisan semata.”
              Sedangkan makna taubat sebagaimana yang dijelaskan oleh Imam Ar-Raghib Al-Asfahani adalah meninggalkan dosa karena keburukannya, menyesali dosa yang telah dilakukan, berkeinginan kuat untuk tidak mengulanginya dan berusaha melakukan apa yang lebih baik (sebagai ganti). Jika keempat hal itu telah dipenuhi berarti syarat taubatnya telah sempurna.
              Begitu pula Imam An-Nawawi menjelaskan: “Para ulama berkata. ‘Bertaubat dari setiap dosa hukumnya adalah wajib. Jika maksiat (dosa) itu antara hamba dengan Allah, yang tidak ada sangkut pautnya dengan hak manusia maka syaratnya ada tiga:
    1. Hendaknya ia harus menjauhi maksiat tersebut.
    2. Ia harus menyesali perbuatan (maksiat) nya.
    3.   Ia harus berkeinginan untuk tidak mengulanginya lagi.
              Jika salah satu syarat hilang, maka taubatnya tidak sah.
              Jika taubatnya berkaitan dengan hak manusia maka syaratnya ada empat, yaitu ketiga syarat di atas ditambah satu, yaitu hendaknya ia membebaskan diri (memenuhi) hak orang lain. Jika berupa harta benda maka ia harus mengembalikan, jika berupa had (hukuman) maka ia harus memberinya kesempatan untuk membalas atau meminta maaf kepadanya dan jika berupa qhibah (menggunjing), maka ia harus meminta maaf.
    Ma'asyirol Muslimin rahimakumullah ...
              Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya (surat Nuh: 10-12) berkata: “Maknanya, jika kalian bertaubat kepada Allah, meminta ampun kepadaNya, niscaya Ia akan memperbanyak rizki kalian, Ia akan menurunkan air hujan serta keberkahan dari langit, mengeluarkan untuk kalian berkah dari bumi, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, melimpahkan air susu, memperbanyak harta dan anak-anak untuk kalian, menjadikan kebun-kebun yang di dalamnya terdapat macam-macam buah-buahan untuk kalian serta mengalirkan sungai-sungai di antara kebun-kebun untuk kalian.
              Imam Al-Qurtubi menyebutkan dari Ibnu Shabih, bahwasannya ia berkata: “Ada seorang laki-laki mengadu kepada Al-Hasan Al-Bashri tentang kegersangan (bumi) maka beliau berkata kepadanya, Beristighfarlah kepada Allah! Yang lain mengadu kepadanya tentang kemiskinan, maka beliau berkata kepadanya, Beristighfarlah kepada Allah! Yang lain lagi berkata kepadanya, ’Do’akanlah (aku) kepada Allah, agar ia memberiku anak!!’ maka beliau mengatakan kepadanya, ‘Beristighfar kepada Allah! Dan yang lainnya lagi mengadu kepadanya tentang kekeringan kebunnya maka beliau mengatakan (pula),’Beristighfarlah kepada Allah!.
    Ma'asyirol Muslimin rahimakumullah ...
              Kemudian di ayat yang lain Allah yang menceritakan tentang seruan Hud kepada kaumnya agar beristighfar.
              “Dan (Hud berkata),’Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertaubatlah kepadaNya, niscaya Dia kan menurunkan hujan yang sangat lebat atasmu dan Dia akan membawa kekuatan kepada kekuatanmu dan juga janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (Hud: 52)
              Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam menafsirkan ayat yang mulia di atas menyatakan: “Kemudian Hud memerintahkan kaumnya untuk beristighfar sehingga dosa-dosa yang lalu dapat dihapuskan, kemudian memerintah-kan bertaubat untuk waktu yang mereka hadapi. Barangsiapa memiliki sifat seperti ini, niscaya Allah akan memudahkan rizkinya, melancarkan urusannya dan menjaga keadaanya.
              Dan pada surat Hud di ayat yang lain Allah juga berfirman:
              “Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya (jika kamu mengerjakan yang demikian (niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai pada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut akan ditimpa siksa hari kiamat.” (Hud: 3).
              Imam Al-Qurthubi mengatakan:”Inilah buah istighfar dan taubat. Yakni Allah akan memberikan kenikmatan kepada kalian dengan berbagai manfaat berupa kelapangan rizki dan kemakmuran hidup serta Allah tidak akan menyiksa kalian sebagaimana yang dilakukanNya terhadap orang-orang yang dibinasakan sebelum kalian.”
    Ma'asyirol Muslimin A’azza kumullah ...
              Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Daud, An-Nasa’i Ibnu Majah dan Al-Hakim dari Abdullah bin Abbas ia berkata, Rasulullah bersabda:
    مَنْ أَكْثَرَ اْلاِسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَمِنْ كُلِّ ضِيْقٍ مَخْرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ.
              “Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan dan Allah akan memberikan rizki (yang halal) dari arah yang tidak disangka-sangka.” (Dishahihkan oleh Imam Al-Hakim (AlMustadrak, 4/262) dan Syaikh Ahmad Muhammad Syaikh (Hamisy Al-Musnad, 4/55)
    Ma'asyirol Muslimin rahimakumullah ...
              Dalam hadist yang mulia ini, Nabi menggambarkan tentang tiga hasil yang dapat dipetik oleh orang yang memperbanyak istighfar. Salah satunya yaitu, bahwa Allah Yang Maha Esa, Yang memiliki kekuatan akan memberi rizki dari arah yang tidak disangka-sangka dan tidak pernah diharapkan serta tidak pernah terbersit dalam hati.
              Karena itu, kepada orang yang mengharapkan rizki hendaklah ia bersegera untuk memperbanyak istighfar, baik dengan ucapan maupun dengan perbuatan. Dan hendaklah kita selalu waspada! dari melakukan istighfar hanya sebatas dengan lisan tanpa perbuatan. Sebab ia adalah pekerjaan para pendusta.

              Kembali pada khutbah yang kedua ini, saya mengajak diri saya dan jama’ah untuk senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah dengan sesungguhnya.
              Kemudian dari khutbah yang pertama tadi dapat kita tarik kesimpulan sebagai berikut:
    1. Bahwasannya telah disyari’atkan oleh Allah kepada kita untuk senantiasa ber-istighfar dan taubat dengan lisan yang disertai perbuatan. Karena istighfar dan taubat dengan lisan semata tanpa disertai dengan perbuatan adalah pekerjaan para pendusta.
    2.  Bahwasannya dengan istighfar dan taubat, Allah akan mengampuni dosa-dosa hambaNya, Allah akan menurunkan hujan yang lebat, Allah akan memperbanyak harta dan anak-anak, Allah akan menjadikan untuknya kebun yang di dalamnya mengalir sungai-sungai. Jadi dengan istighfar dan taubat, Allah akan membukakan pintu-pintu rizki dan keberkahan baik dari langit maupun dari bumi.
              Karena itu, marilah pada kesempatan ini kita berdo’a kepada Allah, memohon ampunan atas segala dosa dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang pandai ber istighfar agar Allah senantiasa membukakan pintu keberkahan dari langit dan bumi.

    إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ.
              Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang selalu bertaubat dan beristighfar, dan mudahkanlah rizki -rizki kami, lancarkanlah urusan-urusan kami serta jagalah keadaan-keadaan kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan do’a.
              Ya Allah, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba Mu yang pandai beristighfar. Dan karuniakanlah kepada kami buahnya, di dunia maupun di akherat. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan do’a. Wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.